Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Demo 27 Agustus, AMPB Pati Siapkan 4 Bus Angkut 200 Massa ke Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Hanya 2 Kabupaten di Indonesia, Sragen Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Nasional

Sabtu, 25 April 2026 | 00:38 WIB
  • author Joko Piroso
Hanya 2 Kabupaten di Indonesia, Sragen Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Nasional
Bupati Sigit Pamungkas menerima National Governance Awards 2026 kategori Strategic Leadership in Inclusive Growth & Governance di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsSragen.idKabupaten Sragen kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Sigit Pamungkas, Pemerintah Kabupaten Sragen meraih National Governance Awards 2026 untuk kategori Strategic Leadership in Inclusive Growth & Governance.

Penghargaan bergengsi yang digelar Metro TV itu diserahkan langsung oleh Bima Arya Sugiarto dalam ajang National Governance Awards: Sinergi Nusantara untuk Indonesia Emas di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, Jumat (24/4/2026) malam.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang dinilai dijalankan secara konsisten, adaptif, serta berorientasi pada pertumbuhan inklusif dan pelayanan publik.

Usai menerima penghargaan, Bupati Sigit menyebut capaian tersebut memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Otonomi Daerah pada 25 April.

“Alhamdulillah, Sragen meraih penghargaan tertinggi. Secara nasional hanya dua kabupaten yang menerima penghargaan ini, yakni Sragen dan Merauke. Ini menjadi pengingat agar penguatan tata kelola pemerintahan terus dilakukan demi pelayanan publik yang semakin baik,” ujarnya.

Kategori Strategic Leadership in Inclusive Growth & Governance diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki kepemimpinan strategis dalam mendorong pembangunan inklusif, reformasi tata kelola, serta inovasi pelayanan publik.

Menurut Sigit, capaian tersebut tidak lepas dari upaya Pemerintah Kabupaten Sragen dalam memperkuat reformasi birokrasi, digitalisasi layanan pemerintahan, serta peningkatan kualitas aparatur sipil negara.

Ia menegaskan penghargaan itu bukan tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus memperkuat budaya kerja birokrasi yang responsif dan profesional.

“Ini bukti reformasi birokrasi dan penempatan aparatur yang tepat bisa menghasilkan prestasi yang diakui nasional. Namun penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan lecutan semangat agar pelayanan publik di Sragen makin cepat, inovatif, dan tanpa sekat,” katanya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut