Bentrokan Warnai Jelang Parluh PSHT 2026, Kordev 5 Pusat Madiun Buka Suara
MADIUN, iNewsSragen.id – Ketegangan terjadi di sekitar Padepokan Agung Madiun (PAM), Jalan Merak, Kota Madiun, Rabu (23/9/2026), menjelang rencana Parapatan Luhur (Parluh) PSHT 2026.
Massa yang disebut berasal dari kelompok pimpinan Muhammad Taufiq bergerak menuju kawasan padepokan. Pergerakan tersebut mendapat pengamanan ketat aparat gabungan dari Brimob, Polres Madiun Kota, dan Polres Madiun.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi bentrokan. Jalan Merak menjadi salah satu titik konsentrasi pengamanan aparat untuk mengantisipasi perkembangan situasi di sekitar padepokan.
Kasi Humas Polres Madiun Kota Ipda Aris Yunandi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, rombongan datang menuju padepokan menjelang agenda Parluh.
“Jadi rombongan oknum PSHT pimpinan M. Taufiq yang memakai baju preman menginginkan mendatangi padepokan menjelang acara Parapatan Luhur (Parluh),” ujar Aris.
Peristiwa tersebut kemudian mendapat sorotan dari Kordep V, Kangmas Anang Jhuswandi, S.H., M.H. Ia menilai situasi kericuhan perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah terhadap badan hukum organisasi yang dikaitkan dengan kelompok Muhammad Taufiq.
“Bilamana keadaan chaos, maka itu bisa menjadi alasan pemerintah untuk mengevaluasi badan hukum PSHT Pak Taufiq,” kata Anang.
Editor: Joko Piroso