Touring Wisata Desa Sragen 2026, 140 Peserta Promosikan Potensi Lokal hingga Gunung Kendeng
Selama kegiatan berlangsung, peserta diwajibkan mematuhi sejumlah aturan, seperti larangan penggunaan knalpot brong, penggunaan perlengkapan berkendara standar, serta menjaga etika saat berada di kawasan situs sejarah maupun lokasi yang dianggap sakral.
Sebagai bagian dari promosi digital wisata desa, seluruh peserta juga diminta aktif mengunggah dokumentasi perjalanan melalui media sosial masing-masing.
Kegiatan ditutup di kawasan titik nol Gunung Kendeng, Desa Blangu, dengan aksi penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, potensi wisata berbasis desa di Kabupaten Sragen diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
Editor : Joko Piroso