Dari Kandang Sederhana di Sragen, Sapi Mbah Hadi Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo
SRAGEN, iNewsSragen.id – Kebanggaan besar dirasakan seorang peternak sapi tradisional asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Seekor sapi peliharaan miliknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Iduladha tahun 2026.
Sapi tersebut milik Hadi Sumanto (83), warga Kampung Tugu, Kelurahan Tangkil, Kecamatan Sragen. Dari kandang sederhana di samping rumahnya, pria yang akrab disapa Mbah Hadi itu selama ini merawat ternaknya secara tradisional dengan penuh ketelatenan.
Tak disangka, salah satu sapi jenis peranakan limosin cross peliharaannya kini menjadi perhatian setelah terpilih sebagai hewan kurban presiden.
Menurut Mbah Hadi, sapi berusia empat tahun tersebut memiliki bobot mencapai 950 kilogram atau hampir satu ton. Dengan ukuran tubuh yang besar dan kondisi fisik yang dinilai prima, harga sapi itu diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.
Bagi Mbah Hadi, momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Selama puluhan tahun dirinya menjalani aktivitas sebagai petani sekaligus peternak dengan cara sederhana dan mengandalkan pengalaman merawat ternak.
Terpilihnya sapi milik Mbah Hadi sebagai hewan kurban Presiden RI bukan terjadi secara instan. Hewan tersebut sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan seleksi dan pemeriksaan ketat.
Proses seleksi dilakukan mulai dari survei lapangan, pemeriksaan kesehatan hewan, pengambilan sampel untuk uji laboratorium, hingga penilaian kondisi fisik dan kelayakan hewan kurban.
Tahapan itu dilakukan untuk memastikan sapi yang dipilih memenuhi syarat kesehatan serta standar kualitas yang ditetapkan.
Menurut Mbah Hadi, selama ini dirinya memberikan perhatian khusus terhadap perawatan sapi peliharaannya. Kebersihan kandang selalu dijaga, pola pemberian pakan diperhatikan, serta kondisi kesehatan ternak dipantau secara rutin.
Perawatan tersebut dilakukan agar sapi tetap sehat, tumbuh optimal, dan memiliki kualitas yang baik. Upaya sederhana itu kini berbuah hasil ketika salah satu sapi peliharaannya dipercaya menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia.
Di tengah kesederhanaan kehidupan sebagai peternak tradisional, pencapaian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Mbah Hadi dan keluarganya.
Keberhasilan sapi asal Sragen terpilih menjadi hewan kurban presiden juga menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Hal itu dinilai menunjukkan bahwa peternakan rakyat memiliki potensi besar dan mampu menghasilkan ternak berkualitas yang memenuhi standar nasional.
Editor : Joko Piroso