Dugaan Pengeroyokan di Bantul Berujung Fakta Baru, Polisi Sebut Korban Alami Kecelakaan Tunggal
BANTUL, iNewsSragen.id – Dugaan kasus pengeroyokan yang sebelumnya dilaporkan terjadi di Jalan Tentara Pelajar atau Ringroad Manding, Kabupaten Bantul, memunculkan fakta baru. Hasil penyelidikan kepolisian menunjukkan adanya perbedaan keterangan antara laporan awal korban dengan hasil pendalaman yang dilakukan petugas.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa itu awalnya dilaporkan terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Pada laporan awal, korban berinisial AWP mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengendara motor. Saat itu korban mengaku tengah dalam perjalanan pulang dari rumah temannya.
Korban sebelumnya menyebut sempat berpapasan dengan rombongan empat sepeda motor yang ditumpangi sekitar delapan orang di kawasan Ringroad Manding. Menurut keterangannya saat itu, rombongan tersebut disebut berputar arah lalu menendang sepeda motor yang dikendarainya hingga terjatuh.
Korban juga sempat mengaku mengalami pengeroyokan yang menyebabkan luka pada bagian tangan dan wajah sebelum akhirnya meminta bantuan temannya untuk diantar menjalani perawatan medis.
Namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan saksi dan konfrontasi ulang terhadap korban, polisi menemukan sejumlah keterangan yang berbeda.
"Dari hasil pendalaman, terdapat perbedaan antara keterangan awal dan hasil klarifikasi lanjutan yang disampaikan korban," kata Iptu Rita Hidayanto.
Editor: Joko Piroso