Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Suzuki Futura di Jalan Terong-Mangunan Bantul
BANTUL, iNewsSragen.id — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Suzuki Futura dan pejalan kaki terjadi di Jalan Terong–Mangunan, tepatnya di Dusun Kebokuning, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia akibat mengalami cedera berat di bagian kepala.
Korban diketahui berinisial S (64), warga Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Korban mengalami cedera kepala berat dan sempat dilarikan ke RS Permata Husada sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Sementara pengemudi kendaraan Suzuki Futura bernomor polisi AB-8571-WK berinisial SR (46), warga Muntuk, Dlingo, Bantul, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, kecelakaan terjadi saat mobil Suzuki Futura melaju dari arah utara menuju selatan.
Saat mendekati lokasi kejadian, di depan kendaraan terdapat seorang pejalan kaki yang berjalan searah, yakni dari utara ke selatan. Diduga karena jarak yang terlalu dekat sehingga pengemudi tidak sempat menghindar.
“Karena tidak dapat menghindar, kendaraan kemudian membentur pejalan kaki hingga korban terjatuh dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelas Iptu Rita.
Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat dan langsung dievakuasi menuju rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.
Selain menimbulkan korban jiwa, kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan ringan. Polisi mencatat mobil Suzuki Futura mengalami goresan pada bagian bumper depan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp100 ribu.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada pagi hari dengan kondisi penerangan yang masih terbatas serta memperhatikan situasi lalu lintas di depan kendaraan.
Editor : Joko Piroso