Dubes RI untuk Vatikan: Diplomasi Berbasis Agama Penting untuk Selesaikan Konflik Global
BANTUL, iNewsSragen.id – Michael Trias Kuncahyono menilai dialog dan diplomasi berbasis agama menjadi pelengkap penting dalam penyelesaian konflik internasional. Menurutnya, diplomasi berbasis agama perlu menjadi pelengkap dalam upaya membangun perdamaian dunia.
Pandangan tersebut disampaikan Michael saat menjadi keynote speaker dalam The 10th International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) 2026 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa dinamika diplomasi internasional saat ini tidak hanya dipengaruhi faktor politik domestik maupun hubungan antarnegara, tetapi juga dipengaruhi aspek budaya dan agama yang semakin kompleks.
"Aktivitas diplomatik hari ini dipengaruhi konteks budaya dan agama, selain faktor politik domestik dan internasional. Karena itu, pendekatan berbasis keyakinan menjadi hal yang esensial dalam diplomasi internasional saat ini," ujar Michael.
Menurutnya, diplomasi berbasis agama menempatkan tokoh serta lembaga keagamaan sebagai mitra negara dalam membangun dialog, menjembatani komunikasi, dan memfasilitasi negosiasi di antara pihak-pihak yang berkonflik.
Editor : Joko Piroso