get app
inews
Aa Text
Read Next : Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Hotel Blora, Polisi Pastikan Bukan Tindak Pida

Bocah 11 Tahun di Sragen Ditemukan Meninggal Dunia, Motor Orang Tua Hilang

Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:37 WIB
header img
Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah siswi sekolah dasar yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat (5/6/2026) malam. Foto: iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, digegerkan dengan penemuan seorang anak perempuan berusia 11 tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (5/6/2026) sore.

Korban diketahui berinisial B (11), seorang siswi kelas 5 sekolah dasar. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan diduga mengalami tindak kekerasan. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.

Pantauan di lokasi, petugas kepolisian memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban. Sejumlah warga tampak memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian.

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Dewi, sepulang bekerja dari pabrik rokok sekitar pukul 16.00 WIB.

“Ibunya pulang kerja sekitar jam 4 sore, lalu histeris setelah melihat kondisi anaknya. Mendengar itu, warga sekitar datang dan kemudian melaporkan kejadian kepada perangkat desa,” ujar Aris saat ditemui di lokasi.

Aris mengatakan, saat dirinya tiba di rumah korban, kondisi rumah sudah ramai didatangi warga. Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah meninggal dunia.

Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Namun demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kami langsung meminta warga keluar rumah dan tidak mendokumentasikan kondisi di dalam karena situasinya sangat sensitif,” katanya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut