get app
inews
Aa Text
Read Next : KDMP Mulai Pasok Kebutuhan Dapur SPPG di Blora

15 SPPG di Sragen Dihentikan Sementara, Satgas MBG Evaluasi Administrasi hingga Standar Pelayanan

Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB
header img
Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sragen Suroto saat memberikan keterangan terkait penghentian sementara 15 SPPG. (Foto:DOK iNews/Joko P)

SRAGEN,iNewsSragen.id — Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sragen dihentikan sementara operasionalnya oleh Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sragen.

Penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, mulai dari kesiapan fasilitas, kelengkapan administrasi, hingga penerapan standar operasional pelayanan.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Sragen yang juga Wakil Bupati Sragen, Suroto, mengatakan evaluasi dilakukan terhadap seluruh SPPG yang telah berjalan maupun yang masih dalam tahap persiapan.

Dari total 117 SPPG yang sudah berjalan, terdapat sejumlah unit yang masih melengkapi administrasi, sementara lainnya masih dalam proses pembangunan.

“Yang sudah running ada 117 SPPG. Ada yang masih melengkapi administrasi dan ada yang masih tahap pembangunan. Semua terus kami evaluasi agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan,” ujar Suroto.

Menurutnya, Satgas MBG Sragen terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Suroto juga menyebut, perbaikan tata kelola menjadi perhatian penting agar program MBG dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Harapan kami sistemnya semakin baik, sehingga pelaksanaan di lapangan benar-benar sesuai tujuan program,” katanya.

Sementara itu, Mitra pelaksana SPPG Sragen Budiono Rahmadi menilai program MBG memiliki tujuan yang positif karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat

Menurutnya, berbagai evaluasi yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari upaya memperbaiki pelaksanaan program agar lebih efektif.“Tujuan program ini sangat baik. Karena itu, tata kelola harus diperbaiki agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” jelas Budiono.

Ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap sistem pengadaan dan pengelolaan agar seluruh pihak yang terlibat memahami aturan yang berlaku.

Menurut Budiono, mitra pelaksana memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program, namun tetap harus mengikuti standar dan mekanisme yang telah ditetapkan.

“Program ini bisa berjalan baik ketika seluruh pihak mengelola sesuai aturan. Mitra juga harus mengikuti sistem yang sudah ditentukan agar tujuan program tercapai,” ujarnya.

Budiono berharap proses evaluasi dan pembenahan yang dilakukan pemerintah dapat memperkuat pelaksanaan MBG di daerah, sehingga manfaatnya tetap dapat dirasakan masyarakat.

Dengan adanya evaluasi tersebut, Satgas MBG Sragen memastikan pengawasan terhadap SPPG akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan dan keberlangsungan program.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut