get app
inews
Aa Text
Read Next : Granat Nanas Aktif Ditemukan di Objek Wisata Karstubing Bantul, Tim Gegana Lakukan Disposal

Kasus Ebola Kembali Merebak, Pakar UMY Dorong Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Penyakit Menular

Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB
header img
Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dr. Farindira Vesti Rahmasari, M.Sc., Ph.D.Foto: Istimewa

Ia menjelaskan, penetapan status PHEIC oleh WHO tidak hanya berkaitan dengan jumlah kasus, tetapi juga menjadi dorongan bagi negara-negara untuk memperkuat deteksi dini, pelaporan, serta respons kesehatan masyarakat.

Menurutnya, pengalaman berbagai wabah sebelumnya menunjukkan bahwa keterlambatan dalam mengenali dan menangani kasus dapat meningkatkan risiko penyebaran lebih luas.

Sebagai negara dengan mobilitas internasional yang tinggi dan banyak pintu masuk seperti bandara serta pelabuhan, Indonesia dinilai perlu terus memperkuat pengawasan kesehatan.

“Pengawasan terhadap pelaku perjalanan dari wilayah terdampak perlu diperkuat, termasuk kesiapan petugas kesehatan, prosedur rujukan, sistem kewaspadaan dini, hingga dukungan laboratorium untuk mendeteksi kasus secara cepat,” jelasnya.

Farindira menegaskan, kesiapsiagaan menghadapi Ebola tidak hanya menjadi persoalan medis, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan sistem kesehatan nasional.

Menurutnya, kemampuan menghadapi ancaman penyakit menular bergantung pada berbagai aspek, mulai dari surveilans penyakit, kekarantinaan kesehatan, kapasitas laboratorium, perlindungan tenaga kesehatan, hingga komunikasi publik.

“Kesiapsiagaan wabah bukan hanya tentang memahami cara penularan atau pengobatan. Yang penting adalah kemampuan sistem kesehatan mengenali tanda bahaya sejak dini, melakukan pelacakan, menyediakan fasilitas, dan memastikan koordinasi berjalan dengan baik,” katanya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut