Lima Desa di Kunduran Blora Gelar Seleksi Perangkat Desa, Diharapkan Lahir Aparatur Profesional
BLORA, iNewsSragen.id — Sebanyak lima desa di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, telah melaksanakan seleksi pengisian perangkat desa. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan sebagai upaya mendapatkan aparatur desa yang kompeten serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, mengatakan lima desa yang mengikuti proses seleksi tersebut yakni Desa Jagong, Kalangrejo, Kemiri, Cungkup, dan Plosorejo.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi dilakukan setelah masing-masing pemerintah desa mengajukan permohonan pengisian jabatan perangkat desa kepada Pemerintah Kabupaten Blora.
“Seleksi dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dan dilakukan secara terbuka agar menghasilkan perangkat desa yang profesional serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yayuk, Sabtu (27/6).
Ia menjelaskan, seluruh peserta telah melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan administrasi, penyaringan berkas, tes tertulis, hingga tes praktik komputer.
Pelaksanaan tes komputer dipusatkan di SMK Negeri 1 Kunduran, sementara tes tertulis dilakukan di masing-masing desa sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.
Untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan, seluruh tahapan seleksi mendapat pemantauan dari Dinas PMD Kabupaten Blora bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kunduran.
Pemantauan tersebut dilakukan guna menjaga proses seleksi tetap objektif, transparan, dan akuntabel.
Yayuk menegaskan, pengisian perangkat desa merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Dengan adanya perangkat desa yang sesuai kompetensi, pelayanan administrasi dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa diharapkan semakin optimal.
“Perangkat desa memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan desa. Karena itu, proses seleksi harus menghasilkan sumber daya manusia yang benar-benar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” katanya.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti proses pengambilan sumpah dan janji jabatan sebelum resmi menjalankan tugas sebagai perangkat desa.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap perangkat desa yang terpilih nantinya dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif.
Melalui mekanisme seleksi terbuka tersebut, Pemkab Blora juga berharap kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa semakin meningkat.
Seleksi perangkat desa ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong profesionalisme aparatur desa sekaligus memastikan pelayanan publik di tingkat paling dekat dengan masyarakat berjalan semakin baik.
Editor : Joko Piroso