get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Sigit Luncurkan Masjid Preneur 2026, Target Satu Desa Satu Masjid Berdaya

Pemkab Sragen Gelontorkan Rp4,16 Miliar untuk Seragam Gratis Siswa SD-SMP Negeri

Senin, 13 Juli 2026 | 22:25 WIB
header img
Siswa baru SMP negeri 6 di Kabupaten Sragen. (Foto: Istimewa).

Berdasarkan estimasi awal, penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 9.069 siswa SD dan 16.200 siswa SMP negeri di Kabupaten Sragen.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang memberikan bantuan berupa kain, tahun ini Pemkab Sragen memilih menyalurkan bantuan dalam bentuk seragam siap pakai.

Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi beban orang tua yang sebelumnya masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menjahit seragam.

"Kalau diberikan dalam bentuk kain, orang tua masih harus membayar biaya jahit. Bahkan dalam beberapa kasus ongkos jahit lebih mahal daripada harga kainnya. Karena itu kami putuskan bantuan diberikan dalam bentuk pakaian jadi dengan ukuran standar," jelas Sukisno.

Seragam yang diberikan merupakan seragam nasional wajib, yaitu merah putih untuk siswa SD dan biru putih untuk siswa SMP. Bagi siswi muslimah, bantuan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan seragam berjilbab.

Program tersebut diperuntukkan khusus bagi siswa baru di sekolah negeri.

Sementara itu, proses pengadaan masih berada pada tahap penyelesaian administrasi sebelum dilanjutkan melalui sistem e-katalog. Pemilihan penyedia direncanakan menggunakan mekanisme mini kompetisi sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Disdikbud juga berkoordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi.

Menanggapi kekhawatiran sebagian orang tua terkait keterlambatan distribusi seragam pada masa awal masuk sekolah, Sukisno meminta masyarakat tidak khawatir.

Menurutnya, sekolah akan memberikan toleransi kepada siswa yang belum menerima seragam resmi selama proses pengadaan dan produksi masih berlangsung.

"Pengadaan yang menggunakan anggaran pemerintah memang harus melalui tahapan administrasi sehingga membutuhkan waktu. Selama seragam belum diterima, siswa diperbolehkan mengenakan pakaian yang dimiliki terlebih dahulu sesuai kebijakan sekolah," katanya.

Ia menegaskan Disdikbud berupaya mempercepat seluruh proses agar bantuan dapat segera diterima para siswa tanpa mengurangi prinsip akuntabilitas dalam penggunaan anggaran daerah.

Program seragam gratis ini merupakan salah satu upaya Pemkab Sragen untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendukung akses pendidikan bagi masyarakat.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut