get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Mengganas di Sukoharjo, Bengkel Sepeda di Nguter Ludes Dilalap Api

Resmikan RSU Asa Bunda, Plt Bupati Sukoharjo Titip Harapan Akselerasi Zero Stunting

Selasa, 28 Juli 2026 | 21:50 WIB
header img
Peresmian RSU Asa Bunda oleh Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo. (Foto: iNews/ Nanang SN).

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — RSU Asa Bunda di Baki, Sukoharjo, resmi beroperasi usai diresmikan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Selasa (28/7/2026).

Dalam peresmian tersebut, Pemkab Sukoharjo menaruh harapan besar agar kehadiran rumah sakit baru ini dapat mengakselerasi penanganan stunting menuju zero stunting serta mengikis disparitas pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.

Rangkaian acara peresmian diawali dengan paparan visi dan kesiapan fasilitas oleh Direktur RSU Asa Bunda, dr. Yohana Denyka, MPH., MQM, dilanjut pengguntingan pita secara simbolis serta peninjauan langsung (hospital tour) fasilitas medis RSU Asa Bunda bersama owner dan direksi rumah sakit.

"Selamat atas resminya operasional RSU Asa Bunda. Kami menitipkan harapan agar RSU Asa Bunda turut mengambil peran aktif dalam program penanganan stunting," kata Eko Sapto.

Menurutnya, meski prevalensi stunting di Sukoharjo telah berhasil ditekan secara signifikan dari 24,2 persen menjadi 16,8 persen, pemerintah daerah terus mengejar target akhir zero stunting.

"Derajat kesehatan ini akan berbanding lurus dengan derajat kesejahteraan masyarakat. PR besar kita adalah stunting. Karena itu, sinergi melalui intervensi spesifik maupun sensitif harus kita keroyok dan gotong royong bersama-sama," tegas Eko Sapto.

Selain stunting, Plt Bupati juga mengingatkan tantangan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit kritis yang kian meningkat saban tahun serta membutuhkan biaya tinggi.

Ia berharap RSU Asa Bunda dapat mengintegrasikan akses layanan kesehatan yang inklusif dan terjangkau melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Owner RSU Asa Bunda, dr. Ayat Ari Santiko, Sp.OG, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Kecamatan Baki didasari oleh pertimbangan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat dari berbagai daerah penyangga.

"Kami mendirikan rumah sakit ini di daerah Baki karena memang aksesnya paling dekat bagi masyarakat dari Klaten, Gentan, Gawok, hingga Sawit yang ingin mengakses layanan kesehatan ke arah Sukoharjo," paparnya.

Ia menjelaskan bahwa RSU Asa Bunda beroperasi sebagai Rumah Sakit Umum Tipe D dengan kapasitas awal 50 tempat tidur (bed) rawat inap.

Meski memiliki keunggulan dan fokus utama pada pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), RSU Asa Bunda menyediakan layanan medis komprehensif yang didukung oleh berbagai dokter spesialis, meliputi:

• Poliklinik Spesialis: Kebidanan & Kandungan (Sp.OG), Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Bedah, Spesialis Anestesi, serta Poliklinik Gigi.

• Layanan Penunjang Medis Modern: Unit Fisioterapi, Pusat Tumbuh Kembang Anak, serta Layanan Anti-Aging.

Dengan diresmikannya RSU Asa Bunda, masyarakat Kecamatan Baki, Gatak, Sawit, hingga perbatasan Klaten kini memiliki pusat pelayanan kesehatan modern yang lebih dekat, inklusif, dan siap berkolaborasi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut