Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sambut Mahasiswa Baru, UMS Kenalkan 143 UKM di Ekspo Masta PMB 2026
Advertisement . Scroll to see content

Masjid Tombo Ati Panen Apresiasi, Wayang Kulit Bimo Suci Jadi Media Dakwah Maulid Nabi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:37 WIB
  • author Nanang SN
Masjid Tombo Ati Panen Apresiasi, Wayang Kulit Bimo Suci Jadi Media Dakwah Maulid Nabi
Pagelaran wayang kulit di Masjid Tombo Ati Solo Baru dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.Foto: iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.idPagelaran wayang kulit lakon Bimo Suci di Masjid Tombo Ati, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, panen apresiasi karena memadukan syiar Islam dengan pelestarian budaya.

Pementasan semalam suntuk yang digelar Kamis 10/9/2026) malam hingga Jumat (11/9/2026) dini hari itu, menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah. Sejumlah tokoh dan pejabat daerah menilai wayang efektif menjadi media dakwah berbasis kearifan lokal.

Ketua Forum Budaya Mataram (FBM), BRM Dr. Kusumo Putro, mengatakan pagelaran tersebut membuktikan seni tradisional masih memiliki daya tarik di tengah derasnya perkembangan teknologi modern.

"Pesan kehidupan dan keagamaan yang disisipkan melalui cerita wayang ternyata juga dapat diterima karena disampaikan melalui media budaya yang sudah akrab bagi masyarakat, khususnya Jawa," kata Kusumo saat menyaksikan pementasan.

Menurut dia, wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai hiburan. Pertunjukan tersebut juga menjadi ruang untuk menjaga keberlangsungan seni tradisional sekaligus menyampaikan nilai kehidupan dan keagamaan.

Masjid Tombo Ati untuk pertama kalinya menggelar wayang kulit semalam suntuk dalam momentum Maulid Nabi. Lakon Bimo Suci dipilih karena sarat pesan spiritual mengenai perjalanan manusia dalam menemukan jati diri dan memahami hubungan dengan Tuhan.

Pementasan menghadirkan dalang asal Karanganyar, Ki Anom Dwijo Kangko, S.Sn. Pertunjukan semakin meriah dengan kehadiran Andik TB dan Cak Gandul.

Kegiatan yang digagas pendiri Masjid Tombo Ati, Budi Santosa atau Budi Ngasinan, bersama para jamaah tersebut dihadiri pejabat perwakilan Gubernur Jateng dari Kesbangpol Pradana Agung Nugroho, anggota DPRD Jateng Sumarsono, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, serta pendiri Masjid Wisanggeni Muhammad Hadi Purnomo atau Mbah Pur Wisanggeni.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut