Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejari Blora Tahan Agus Palon, Tersangka Dugaan Penghinaan SARA
Advertisement . Scroll to see content

KA Ambarawa Ekspres Sempat Berhenti Usai Tertemper Truk di Pelintasan Sebidang Blora

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:56 WIB
  • author Heri Purnomo
KA Ambarawa Ekspres Sempat Berhenti Usai Tertemper Truk di Pelintasan Sebidang Blora
KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol berhenti untuk pemeriksaan setelah tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 80 antara Stasiun Doplang dan Stasiun Sulur, Kabupaten Blora, Sabtu (1/8/2026). (Foto:iNews/Heri P).

Luqman menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA Ambarawa Ekspres, atas terganggunya perjalanan akibat insiden tersebut.

Menurutnya, keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama sehingga setiap gangguan operasional harus ditangani sesuai prosedur sebelum kereta diizinkan kembali beroperasi.

"Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI. Penanganan terhadap kejadian ini dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum perjalanan kereta api dilanjutkan," katanya.

Saat ini, KAI masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut, termasuk pendataan dan evaluasi atas insiden di perlintasan sebidang tersebut.

KAI Daop 4 Semarang juga mengingatkan pentingnya disiplin masyarakat saat melintasi pelintasan sebidang. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KAI telah melaksanakan 216 kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan, 21 sosialisasi di sekolah-sekolah, serta menutup 14 pelintasan liar di wilayah operasional Daop 4 Semarang.

Masyarakat diimbau selalu mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti sebelum melintasi rel, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberang guna mencegah terjadinya kecelakaan.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut