Bocah 7 Tahun Tenggelam di Waduk Kedungombo Sragen Ditemukan Tewas
SRAGEN, iNewsSragen.id – Bocah tujuh tahun meninggal setelah tenggelam di genangan Waduk Kedungombo, Sumberlawang, Sragen. Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian sejak Sabtu (8/8/2026) sore.
Korban diketahui bernama AL-Ghifahri Bakstiar Nur Ramadhan, warga Desa Bagor, Kecamatan Miri, Sragen. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan pencarian dilakukan setelah pihak keluarga mendapat informasi bahwa korban tidak diketahui keberadaannya.
Sebelum kejadian, korban bersama tiga anak lainnya berada di sekitar area genangan Waduk Kedungombo, tepatnya di selatan Jembatan Gunung Kemukus. Seorang saksi sempat melihat anak-anak tersebut berada di tepi genangan dan mengingatkan mereka agar segera pulang.
Tiga anak kemudian meninggalkan lokasi. Namun, korban memilih tetap berada di sekitar lokasi dengan alasan ingin melihat orang yang sedang menjaring ikan.
Sekitar pukul 17.30 WIB, pihak keluarga mulai mencari keberadaan korban. Pencarian awal dilakukan dengan meminta informasi kepada warga sekitar.
Setelah mendapat informasi bahwa korban sebelumnya berada di sekitar selatan Jembatan Gunung Kemukus, keluarga bersama warga mendatangi lokasi. Mereka menemukan pakaian yang diduga dikenakan korban berada di tepi genangan waduk.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Pendem. Personel Polsek Sumberlawang datang ke lokasi dan melakukan pencarian bersama warga. Karena korban belum ditemukan, polisi berkoordinasi dengan tim SAR untuk memperluas pencarian.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari kemudian datang ke lokasi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB untuk mengecek sekaligus memimpin proses pencarian.
Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan di area genangan Waduk Kedungombo pada Minggu pagi. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Gemolong untuk pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan medis yang dipimpin dr. Efin Miradiningrum dan didampingi Tim Inafis Polres Sragen, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Korban dinyatakan meninggal akibat tenggelam.
Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi, yakni sepasang sandal slop warna hitam, kaos anak warna oranye, dan kaos dalam warna putih.
Polisi juga berkoordinasi dengan BPBD, SAR, PSC, Polsek Miri, Polsek Sumberlawang, Tim Inafis, serta personel terkait dalam proses pencarian dan penanganan kejadian.
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepolisian mengimbau orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika beraktivitas di sekitar waduk, sungai, embung, maupun lokasi perairan lainnya yang memiliki risiko keselamatan.
Editor : Joko Piroso