Jalur Lingkar Utara Sragen Ditutup Sepekan, Kendaraan Dialihkan Masuk Kota
Kendaraan Dialihkan Masuk Kota
Selama penutupan, Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen menyiapkan sejumlah opsi jalur alternatif bagi pengguna jalan. Kendaraan dapat memilih masuk wilayah perkotaan melalui Simpang Tiga Bloran atau menggunakan jalur tol.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan sejumlah kendaraan besar, termasuk angkutan umum dan bus, masih memilih melintas melalui jalur dalam kota.
“Kalau kondisi sekarang kebanyakan tetap masih masuk dalam kota. Kendaraan besar-besar itu kami berusaha meminimalisir lewat kota, tetapi semuanya ingin tetap lewat kota,” kata Bayu.
Masuknya kendaraan dari lingkar utara ke kawasan perkotaan menyebabkan volume lalu lintas di sejumlah ruas jalan meningkat. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan di sekitar Pemda Terpadu Sragen.
Untuk mengantisipasi potensi konflik arus kendaraan dan menjaga kelancaran lalu lintas, Dishub Sragen melakukan rekayasa di Simpang Tiga Bloran dengan memasang pembatas berupa kerucut lalu lintas atau traffic cone.
Pemasangan pembatas tersebut dilakukan untuk mempersempit lajur kendaraan dari arah utara menuju selatan. Rekayasa itu sekaligus memberikan ruang manuver bagi kendaraan berat yang bergerak dari arah barat menuju selatan.
Editor : Joko Piroso