Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : UMY Siapkan SMP Muhammadiyah Sapen Universal School, Mulai Beroperasi Juli 2027
Advertisement . Scroll to see content

Kericuhan Aksi di Yogyakarta, Guru Besar UMY Soroti Public Distrust terhadap Hukum

Kamis, 03 September 2026 | 19:57 WIB
  • author Trisna Purwoko
Kericuhan Aksi di Yogyakarta, Guru Besar UMY Soroti Public Distrust terhadap Hukum
Guru Besar Sosiologi UMY, Prof. Dr. Sunyoto Usman, M.A.Foto: Istimewa

Direktur Kemahasiswaan UGM Hempri Suyatna menyatakan enam mahasiswa sempat dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih. Mereka terdiri atas lima mahasiswa UGM dan satu mahasiswa UNY. Setelah mendapatkan penanganan medis, seluruhnya diperbolehkan pulang.

Menurut Sunyoto, persoalan tersebut menunjukkan pentingnya memastikan konflik antarkelompok tetap berada dalam koridor hukum.

Ia menjelaskan, organisasi masyarakat memiliki kekuatan sosial yang dibangun melalui jaringan, solidaritas, dan kepercayaan anggota. Kekuatan tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat demokratis.

Namun, persoalan dapat muncul apabila kekuatan sosial dianggap sebagai legitimasi untuk menentukan benar atau salah dan bertindak di luar mekanisme hukum.

“Mereka karena tadi punya potensi mengelola organisasi, seolah-olah mereka mempunyai legitimasi untuk menghakimi orang yang berbeda dengan gerakannya,” katanya.

Sunyoto menilai persoalan kekerasan tidak cukup diselesaikan hanya dengan membubarkan organisasi. Menurut dia, pembubaran tidak otomatis menghilangkan pola pikir, jaringan, maupun perilaku individu yang sebelumnya berada di dalam organisasi.

“Kalau dibubarkan ya, itu menambah masalah baru, karena mereka tetap akan melakukan tindakan gerakan yang menurut mereka benar,” ungkapnya.

Ia menilai langkah yang lebih mendasar adalah memastikan hukum ditegakkan secara konsisten.

“Peluang untuk mereka melakukan tindakan-tindakannya harus dibatasi. Ada hukum ditegakkan, lembaga peradilan ditegakkan, itu mengurangi peluang-peluang,” jelasnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut