Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak SMP Pelaku Penganiayaan di Sragen Divonis 2,5 Tahun, Tetap Boleh Sekolah hingga Lulus
Advertisement . Scroll to see content

Putus Jerat Rentenir, Kredit Bunga 0 Persen Digelontorkan untuk Warga Sragen

Selasa, 08 September 2026 | 20:29 WIB
  • author Joko Piroso
Putus Jerat Rentenir, Kredit Bunga 0 Persen Digelontorkan untuk Warga Sragen
Gebyar undian gratis berhadiah sekaligus mengapresiasi penyaluran Kredit Bunga 0 Persen bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, Selasa (8/9/2026).Foto: iNews/ Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id – Program Kredit Bunga 0 Persen BPR BKK Karangmalang bersama Pemkab Sragen terus diperluas untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha memperoleh akses modal.

Hingga 31 Agustus 2026, outstanding kredit bunga 0 persen yang disalurkan BPR BKK Karangmalang mencapai Rp3,3 miliar dan dimanfaatkan oleh 234 nasabah.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dan bank milik pemerintah daerah untuk memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, petani, serta kelompok masyarakat dengan kemampuan ekonomi terbatas.

Plt. Direktur Utama PT BPR BKK Karangmalang, Suparno, mengatakan kapasitas kredit yang disiapkan melalui program tersebut masih dapat berkembang.

"Jika dihitung secara keseluruhan kapasitas yang disiapkan, batas plafonnya bahkan bisa menembus lebih dari Rp5 miliar," ujar Suparno.

Menurutnya, program Kredit Bunga 0 Persen menyasar masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 serta petani melalui skema Kredit Usaha Tani (KurTan).

Persyaratan pembiayaan juga dibuat agar dapat diakses masyarakat yang memenuhi kriteria. Untuk nominal tertentu, kredit dapat disalurkan tanpa agunan sesuai ketentuan program.

Penyaluran kredit dilakukan melalui jaringan kantor BPR BKK Karangmalang yang tersebar di wilayah Kabupaten Sragen.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengapresiasi pelaksanaan program Kredit Bunga 0 Persen yang dinilai memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat.

Pemkab Sragen mengalokasikan anggaran subsidi bunga sekitar Rp1 miliar. Subsidi tersebut disalurkan melalui tiga bank daerah, termasuk BPR BKK Karangmalang.

"Kredit bunga 0 persen ini didistribusikan ke tiga bank daerah, termasuk BKK Karangmalang. Alokasi anggarannya proporsional dan serapannya sangat bagus. Masyarakat menyambut positif karena ampuh meringankan beban agar tidak terjerat bank thukul," kata Sigit.

Menurut Sigit, besaran subsidi tersebut diharapkan mampu mendorong penyaluran kredit dengan nilai yang lebih besar kepada masyarakat dan pelaku usaha mikro.

" Dengan subsidi yang relatif kecil, dampak dana kredit yang terdorong ke masyarakat justru jauh lebih besar. Kita evaluasi di akhir tahun. Jika hasilnya sangat positif, terbuka lebar peluang untuk meningkatkan alokasi anggaran atau memperluas sasaran penerima," ujarnya.

Program tersebut diperkirakan masih memiliki peluang penyerapan lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang. Kebutuhan modal kerja usaha mikro serta masuknya musim tanam sektor pertanian menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong permintaan pembiayaan.

Selain program kredit, Bank BPR BKK Karangmalang juga menggelar Gebyar Undian Gratis Berhadiah 2026 pada Selasa (8/9/2026).

Plt. Direktur Utama PT BPR BKK Karangmalang, Suparno (kiri) bersama Bupati Sragen Sigit Pamungkas (kanan).Foto: iNews/ Joko P

Dalam kegiatan tersebut, total dana simpanan peserta tercatat mencapai sekitar Rp844,77 miliar. Lebih dari 42 juta nomor undian mengikuti pengundian berbagai hadiah.

Proses pengundian disaksikan perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Polres Sragen, serta Notaris Winarsih Andy Setyawan, S.H., M.Kn.

Pengundian hadiah utama dilakukan menggunakan mesin bola pingpong, sementara sejumlah hadiah pendukung diundi secara digital melalui LED Wall Screen.

Dalam kegiatan tersebut, BPR BKK Karangmalang juga menyerahkan sejumlah bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Bantuan tersebut meliputi 10 unit jamban sehat di Desa Jambangan, Kecamatan Mondokan, dengan nilai Rp50 juta; beasiswa pendidikan bagi 66 siswa SD hingga SMA senilai Rp51 juta; tiga unit kursi roda bagi penyandang disabilitas senilai Rp4,65 juta; serta 40 paket sembako senilai Rp8 juta.

Kegiatan juga diisi pameran produk UMKM binaan dan literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui rangkaian program tersebut, BPR BKK Karangmalang berupaya memperkuat fungsi intermediasi perbankan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Sragen.

Program Kredit Bunga 0 Persen diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang lebih ringan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro dan sektor pertanian di Sragen.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut