Warung Mie & Babi Tepi Sawah Parangjoro Terbakar, Polisi Duga Sengaja Dibakar
SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Warung Mie & Babi Tepi Sawah di Parangjoro, Sukoharjo, yang sempat viral akibat protes warga, terbakar. Polisi menduga api sengaja disulut empat orang.
Kebakaran itu terjadi di warung mie babi milik Jodi Susanto, yang berlokasi di Jalan Keleng-Karanganyar, Sawah, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Sabtu (12/9/2026) sekira pukul 04.15 WIB.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membenarkan adanya dugaan kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Dugaan itu didasarkan pada keterangan saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
"Iya (ada dugaan sengaja dibakar), berdasarkan keterangan saksi," kata Anggaito saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan saksi, aksi tersebut bermula ketika sekira empat orang tak dikenal mendatangi warung. Mereka disebut mengenakan penutup wajah, helm, jaket, dan celana panjang.
Salah seorang pelaku diduga membawa senjata tajam. Para pelaku kemudian mendobrak pintu kamar tempat karyawan bernama Ali Qoirun Rosyid tidur.
Ali diduga dipaksa keluar kamar dan ditodong senjata tajam. Ia kemudian diperintahkan jongkok serta diam di dekat etalase dapur.
Dalam situasi tersebut, dua pelaku diduga membakar sepeda motor Yamaha Mio milik Ali dengan menyiramkan cairan dari sebuah botol. Piano kayu yang berada di dekat sepeda motor juga ikut dibakar.
Pelaku lainnya diduga merusak kaca etalase dapur. Setelah api membesar, keempat orang tersebut kemudian meninggalkan lokasi.
Ali selanjutnya membangunkan rekannya, Setiyo Purnomo, yang tidur di kamar bagian belakang. Keduanya berusaha memadamkan api dengan bantuan petugas keamanan pabrik di sekitar warung.
Petugas pemadam kebakaran Satpol PP Sukoharjo dengan dua unit armada kemudian diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran menyebabkan bagian dapur, gudang kecil, serta kamar tidur karyawan mengalami kerusakan. Sepeda motor Yamaha Mio dan piano kayu juga terbakar.
Selain itu, telepon seluler Vivo V21 milik Ali dilaporkan hilang. Polisi masih mendalami apakah ponsel tersebut dibawa oleh pelaku.
Polisi langsung melakukan serangkaian penyelidikan setelah menerima laporan. Petugas mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa saksi-saksi.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi turut ditelusuri untuk mengungkap identitas para pelaku dan kemungkinan kendaraan yang digunakan saat mendatangi warung.
Polres Sukoharjo juga berkoordinasi dengan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jateng guna mendukung pemeriksaan terkait penyebab kebakaran.
Hingga kini, polisi belum mengungkap motif di balik aksi tersebut maupun identitas empat orang yang diduga terlibat.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena Warung Mie & Babi Tepi Sawah sebelumnya sempat viral setelah mendapat protes dari sejumlah warga terkait keberadaan usaha tersebut.
Meski demikian, polisi masih mendalami keterkaitan antara riwayat protes warga dengan kebakaran. Belum ada kesimpulan bahwa aksi pembakaran tersebut berkaitan dengan persoalan sebelumnya.
Penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan kronologi, motif, serta pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.
Editor: Joko Piroso