Penguatan Ideologi Pancasila Digelar di Wonogiri, 300 Warga Jadi Peserta
Ia mengatakan Komisi XIII DPR RI terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan untuk memperluas sosialisasi Gerakan Kebajikan Pancasila.
Sinergi tersebut, lanjut Rinto, antara lain dilakukan bersama BPIP, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, serta organisasi keagamaan dan kemasyarakatan lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama BPIP RI Dr. Tonny Agung Arifianto, S.E., M.A.B., menyoroti pentingnya penguatan pengamalan seluruh sila Pancasila, terutama sila kelima tentang keadilan sosial.
Ia menilai pengamalan sila pertama hingga keempat secara umum telah berjalan dalam kehidupan masyarakat. Tantangan berikutnya adalah mendorong terwujudnya keadilan sosial yang dapat dirasakan secara lebih merata.
“Perwujudan sila kelima masih terus kita upayakan bersama. Kami menitipkan aspirasi kepada wakil rakyat di DPR RI untuk terus berjuang bersama masyarakat agar kesejahteraan sosial yang merata dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Tonny.
Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong sebanyak lima kali yang dimaknai sebagai representasi lima sila dalam Pancasila.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan paparan materi bertajuk “Pancasila sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa” yang disampaikan Analis Hukum Ahli Madya BPIP RI, Andy Apriyanto, S.H., M.Si.
Editor: Joko Piroso