DPRD Sragen Soroti Kinerja Kecamatan, Muncul Wacana Jabatan Camat Dihapus
SRAGEN, iNewsSragen.id — Komisi I DPRD Kabupaten Sragen menyoroti pola penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tingkat kecamatan. Porsi anggaran untuk operasional dinilai lebih besar dibandingkan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ketua Komisi I DPRD Sragen dari Fraksi PKB, Indro Supriyadi, mengatakan rata-rata alokasi anggaran setiap kecamatan berkisar Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar per tahun.
Namun, menurut Indro, struktur penggunaan anggaran tersebut perlu dievaluasi karena sebagian besar disebut terserap untuk kebutuhan operasional.
"Rata-rata 80 sampai 90 persen itu habis digunakan untuk operasional. Sementara untuk kegiatan membersamai masyarakat, ini hanya sekitar 5 sampai 10 persen itu maksimal," tegas Indro.
Ia menjelaskan, anggaran operasional tersebut antara lain digunakan untuk kebutuhan pegawai, pemeliharaan gedung, pembelian perlengkapan hingga bahan bakar. Sementara kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai masih terbatas.
Editor: Joko Piroso