Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sumur Bor Bidpropam Polda Jateng Bantu Warga Mloyo Sukoharjo Hadapi Kemarau
Advertisement . Scroll to see content

Hujan Belum Hentikan Krisis Air Sragen, Relawan Plupuh Kirim 5 Tangki

Rabu, 30 September 2026 | 19:17 WIB
  • author Joko Piroso
Hujan Belum Hentikan Krisis Air Sragen, Relawan Plupuh Kirim 5 Tangki
Relawan Plupuh menyalurkan bantuan lima tangki air bersih kepada warga di Kecamatan Mondokan dan Sumberlawang, Sragen, di tengah dampak kemarau panjang.Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id - Hujan yang turun belakangan ini belum sepenuhnya mengakhiri krisis air bersih yang dirasakan warga terdampak kemarau panjang di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Sejumlah sumber mata air warga dilaporkan masih mengering sehingga kebutuhan air bersih tetap menjadi persoalan, terutama di wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup lama.

Kondisi tersebut mendorong Relawan Plupuh melakukan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan lima tangki air bersih ke wilayah yang membutuhkan, yakni Kecamatan Mondokan dan Sumberlawang.

Kapolsek Plupuh Iptu Nur Arifin mengatakan turunnya hujan belum serta-merta membuat kondisi kekeringan berakhir. Menurut dia, intensitas hujan yang turun masih terbatas dan belum merata di seluruh wilayah.

“Meski sudah ada hujan turun, bukan berarti krisis kekeringan ini langsung selesai. Hujan kemarin kan masih tipis dan lokasinya belum merata. Sumber mata air warga, terutama di daerah Ngargosari, masih sangat kering dan sulit air,” kata Nur Arifin.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilakukan secara swadaya oleh gabungan elemen masyarakat yang tergabung dalam Relawan Plupuh.

Dana untuk kegiatan kemanusiaan itu dihimpun melalui donasi internal para relawan serta dukungan dari unsur Muspika setempat.

Pada tahap pertama, sebanyak dua tangki air bersih disalurkan ke wilayah Kecamatan Mondokan. Sementara tiga tangki lainnya dikirim ke Kecamatan Sumberlawang.

Air bantuan tersebut kemudian dialirkan ke penampungan komunal milik warga. Kapasitas penampungan berkisar 5.000 hingga 8.000 liter sehingga dapat digunakan secara bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan air warga.

Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan titik yang masih mengalami keterbatasan air bersih akibat dampak kemarau panjang.

Nur Arifin mengatakan aksi kemanusiaan tersebut tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air dalam jangka pendek.

Evaluasi terhadap kondisi pasokan air di sejumlah wilayah akan terus dilakukan. Relawan juga menyiapkan rencana penyaluran bantuan air bersih tahap berikutnya pada pekan depan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi warga selama kondisi sumber mata air belum sepenuhnya pulih.

“Evaluasi pasokan air akan terus dilakukan, dan pengiriman bantuan air bersih tahap berikutnya telah dirancang pada pekan depan,” ujar Nur Arifin.

Relawan Plupuh berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi kekeringan yang belum sepenuhnya berakhir meski hujan mulai turun.

Kondisi di lapangan juga menjadi pertimbangan dalam menentukan titik penyaluran berikutnya, sehingga bantuan dapat diarahkan kepada wilayah yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut