get app
inews
Aa Text
Read Next : Mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo Demo, Desak Rektor Transparan soal Dana KKN

Kemarau Panjang di Sukoharjo, BPBD Droping 1,73 Juta Liter Air untuk 3.910 Warga

Kamis, 03 September 2026 | 19:07 WIB
header img
Warga Desa/Kecamatan Weru menyambut droping air bersih dari BPBD Sukoharjo.Foto:iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.idKemarau panjang memicu krisis air bersih di Kabupaten Sukoharjo. BPBD telah mendroping 1,739 juta liter air lewat 311 truk tangki untuk 3.910 warga di 12 desa.

Krisis air bersih terus menekan warga di tiga kecamatan. Hingga 2 September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 1.193 kepala keluarga (KK) atau 3.910 jiwa terdampak kekeringan.

Untuk menjaga kebutuhan dasar warga, BPBD bersama sejumlah pihak telah mengirim 311 armada truk tangki dengan total distribusi mencapai 1.739.500 liter air bersih. Penyaluran dilakukan sejak awal Juli dan masih berlangsung secara berkala.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengatakan distribusi akan terus dilakukan selama wilayah terdampak masih membutuhkan pasokan air.

“Berdasarkan data pemutakhiran BPBD Sukoharjo per 2 September 2026, Kecamatan Bulu dan Tawangsari menjadi kawasan paling terdampak dengan volume bantuan air bersih terbesar,” kata Ariyanto, Kamis (3/9/2026).

Di Kecamatan Bulu, BPBD telah menyalurkan 119 tangki atau sekitar 698.000 liter air ke empat desa.

Desa Kunden menjadi penerima terbesar dengan 83 tangki atau 478.000 liter bagi 218 KK atau 800 jiwa. Desa Ngasinan menerima 18 tangki atau 116.000 liter untuk 132 KK atau 536 jiwa.

Selanjutnya Desa Kedungsono mendapat 10 tangki atau 68.000 liter bagi 43 KK atau 130 jiwa. Desa Karangasem memperoleh lima tangki dengan total 36.000 liter.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut