Ngaku Tak Punya Mobil, Pasangan Lansia di Blora Kehilangan Bansos karena Perubahan Data
BLORA, iNewsSragen.id — Pasangan lansia di Blora mengaku kehilangan bansos setelah data berubah dan terindikasi memiliki mobil, meski Jamin menyatakan tak punya kendaraan.
Bantuan tersebut terhenti setelah terjadi perubahan data penerima pada Juni 2026. Dalam data tersebut, keluarga Jamin disebut terindikasi memiliki mobil.
Namun, Jamin membantah memiliki kendaraan roda empat. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban itu bahkan mengaku tidak memiliki sepeda motor.
“Jangankan mobil, sepeda motor saja saya tidak punya,” ujar Jamin.
Sebelum terjadi perubahan data, Jamin dan Misenah tercatat dalam desil dua penerima bansos. Keluarga tersebut rutin menerima bantuan berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako.
Menurut Jamin, bantuan tersebut cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Karena itu, ia mengaku bingung ketika bantuan yang biasanya diterima tiba-tiba tidak lagi cair.
Kondisi ekonomi keluarga tersebut juga terbilang terbatas. Jamin mengaku hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari dari pekerjaan sebagai tukang tambal ban.
Situasi semakin berat karena Misenah masih menjalani masa pemulihan setelah mengalami stroke.
Jamin berharap pemerintah dapat melakukan pengecekan dan memperbaiki data keluarganya apabila memang terdapat ketidaksesuaian. Ia juga berharap keluarganya dapat kembali memperoleh bantuan sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.
Editor : Joko Piroso