Kemarau Panjang di Sukoharjo, BPBD Droping 1,73 Juta Liter Air untuk 3.910 Warga
Sementara di Kecamatan Tawangsari, distribusi mencapai 109 tangki atau sekitar 577.000 liter. Desa Kedungjambal menjadi titik dengan kebutuhan paling besar.
Sebanyak 104 tangki atau 554.000 liter air disalurkan ke Desa Kedungjambal untuk 372 KK atau 1.082 jiwa. Desa Pundungrejo menerima empat tangki atau 20.000 liter bagi 40 KK atau 163 jiwa.
BPBD juga mengirim satu tangki berkapasitas 3.000 liter ke SMPN 3 Tawangsari untuk mendukung kebutuhan air di lingkungan sekolah.
Di Kecamatan Weru, sebanyak 83 tangki atau sekitar 464.500 liter air bersih telah didistribusikan ke sejumlah permukiman dan fasilitas pendidikan.
Desa Weru menerima pasokan terbesar, yakni 62 tangki atau 335.000 liter bagi 158 KK atau 459 jiwa. Desa Karangmojo mendapat 10 tangki atau 54.000 liter untuk 80 KK atau 240 jiwa serta SMPN 1 Weru.
Distribusi berikutnya menyasar Desa Karangwuni sebanyak enam tangki atau 30.000 liter untuk 60 KK atau 182 jiwa dan Desa Tawang sebanyak lima tangki atau 31.500 liter bagi 60 KK atau 195 jiwa.
Pasokan juga dikirim ke fasilitas pendidikan di Desa Ngreco. SDN 1 Ngreco dan SDN 2 Ngreco masing-masing memperoleh satu tangki, dengan total bantuan 5.000 liter.
Adapun Desa Jatingarang sebelumnya membutuhkan satu tangki atau 4.000 liter. Kondisi di wilayah tersebut kemudian dinyatakan teratasi setelah proyek pipanisasi selesai.
Editor: Joko Piroso