Kemarau Panjang di Sukoharjo, BPBD Droping 1,73 Juta Liter Air untuk 3.910 Warga
Ariyanto menyebut penanganan kekeringan dilakukan dengan menggabungkan anggaran APBD dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan serta komunitas.
Menurutnya, kontribusi CSR semakin besar dalam beberapa pekan terakhir, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air di titik rawan kekeringan dan fasilitas publik.
“Penyaluran air bersih yang berlangsung sejak awal Juli 2026 ini memadukan kekuatan dana APBD dan kolaborasi CSR,” ujarnya.
BPBD memastikan armada tangki tetap dimobilisasi selama masa tanggap darurat kekeringan belum berakhir. Pemkab Sukoharjo juga mengimbau masyarakat menghemat air bersih agar pasokan bantuan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Dengan 3.910 jiwa terdampak dan 1,739 juta liter air telah didroping, distribusi air bersih masih menjadi langkah utama pemerintah untuk menjaga warga Sukoharjo bertahan menghadapi kemarau panjang.
Editor: Joko Piroso