Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tiga Kali Pimpin Demokrat Sragen, Budiono Rahmadi Fokus Kaderisasi dan Regenerasi
Advertisement . Scroll to see content

120 Keluarga di Sragen Terima 1.200 Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Rumah Tangga

Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:02 WIB
  • author Joko Piroso
120 Keluarga di Sragen Terima 1.200 Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Rumah Tangga
Anggota DPRD Jawa Tengah Wulan Purnamasari menyerahkan bantuan ayam kampung unggul kepada keluarga penerima program Banter Melaju di Ndayu Park, Karangmalang, Sragen, Selasa (6/10/2026). (Foto: iNews/ Joko P).

SRAGEN, iNewsSragen.id — Sebanyak 120 keluarga prasejahtera yang tersebar di 51 desa di Kabupaten Sragen menerima bantuan ayam kampung unggul melalui program Banter Melaju. Bantuan tersebut diarahkan sebagai stimulan usaha peternakan skala rumah tangga sekaligus mendukung penguatan ekonomi keluarga.

Penyerahan bantuan dilakukan di Ndayu Park, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Selasa (6/10/2026). Kegiatan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Wulan Purnamasari dan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Opik Mahendra.

Wulan mengatakan bantuan tersebut merupakan aspirasi Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto yang disalurkan melalui dirinya. Penerima bantuan diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.

"Saya kebetulan diutus oleh Pak Ketua DPRD (Sumanto) untuk mewakili beliau di sini bertemu langsung dengan teman-teman penerima bantuan. Bantuan ini diprioritaskan bagi 120 penerima di 51 desa, khususnya keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4," ujar Wulan.

Menurut Wulan, program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi keluarga penerima sekaligus menjadi salah satu upaya mendukung penanggulangan kemiskinan.

Ia meminta penerima tidak sekadar menerima bantuan, tetapi juga menjaga dan mengembangkan ternak yang diberikan.

"Bantuan dari pemerintah ini diharapkan bukan hanya dilihat dari besarannya, tetapi bagaimana masyarakat bisa memanfaatkannya sebaik-baiknya. Jangan sampai sudah diserahkan tapi tidak dirawat dengan baik. Harus dijaga dan dipelihara dengan hati," katanya.

Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Opik Mahendra, mengatakan program Banter Melaju dirancang sebagai stimulan sekaligus modal awal bagi masyarakat untuk mengembangkan peternakan skala rumah tangga.

Masing-masing penerima mendapatkan 10 ekor ayam kampung unggul yang terdiri atas sembilan ekor betina dan satu ekor jantan.

Selain ayam, paket bantuan dilengkapi satu unit kandang, pakan, serta vitamin. Dengan 120 penerima, total ayam yang disalurkan mencapai 1.200 ekor.

"Setiap penerima mendapatkan 10 ekor ayam unggul, terdiri dari 9 ekor betina dan 1 ekor jantan, lengkap dengan 1 unit kandang, pakan, serta vitamin. Total bantuan yang disalurkan mencapai 1.200 ekor ayam," jelas Opik.

Ayam yang diberikan merupakan jenis Ayam Kampung Unggul yang berasal dari Tulungagung, Jawa Timur. Pengadaannya berada di bawah pengawasan Balai Pengembangan Ayam Maron Temanggung milik Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah.

Program bantuan tersebut tidak berhenti pada penyerahan ayam dan sarana pendukung. Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah juga menyiapkan pendampingan agar ternak dapat dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Anggota DPRD Jawa Tengah Wulan Purnamasari menyerahkan bantuan ayam kampung unggul kepada keluarga penerima program Banter Melaju di Ndayu Park, Karangmalang, Sragen, Selasa (6/10/2026).Foto: iNews/ Joko P

Petugas kesehatan hewan, dokter hewan, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diterjunkan untuk melakukan monitoring dan evaluasi sekaligus mendampingi penerima dalam budidaya.

Pendampingan juga diarahkan untuk membantu penerima memahami pemeliharaan ternak hingga pengembangan jaringan pemasaran.

Dengan pola tersebut, bantuan diharapkan tidak hanya menjadi bantuan konsumtif, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan produktif di tingkat rumah tangga.

Bagi pemerintah daerah, keberlanjutan program sangat bergantung pada kemampuan penerima dalam merawat ternak, mengembangkan populasi ayam, serta memanfaatkan peluang pasar dari hasil budidaya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut