SDN Gondang 1 Sragen Klarifikasi Isu Pengeroyokan Siswa, Mediasi Berakhir Damai
Anggota DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto, yang turut memediasi kedua pihak, menyampaikan kronologi berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV. Menurut dia, insiden bermula dari adu dorong antara dua siswa kelas IV berinisial N dan A.
Berdasarkan penjelasan Bambang, A kemudian menendang N setelah merasa tidak terima didorong. N membalas dengan pukulan. Dua siswa lain disebut berusaha memisahkan keduanya, sementara guru yang berada di sekitar lokasi turut melerai perkelahian.
Bambang mengatakan mediasi telah mempertemukan kedua pihak dan menghasilkan kesepakatan untuk saling memaafkan. Meski demikian, penjelasan mengenai kronologi dan kategori insiden tersebut disampaikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam mediasi.
Untuk mencegah kejadian serupa, pihak sekolah berkomitmen meningkatkan pengawasan siswa, mengoptimalkan peran guru piket dan staf, serta mempertimbangkan penambahan kamera CCTV.
Sekolah juga mengharapkan orang tua ikut memberikan pendampingan di rumah, terutama dalam mengajarkan anak menghargai teman, mengendalikan emosi, dan menyelesaikan perselisihan tanpa kekerasan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pendampingan bersama antara sekolah dan keluarga agar lingkungan belajar tetap aman bagi seluruh siswa.
Editor: Joko Piroso