Pria di Sragen Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Memperbaiki Pompa Air
Petugas Polsek Sragen Kota bersama Unit Identifikasi (Inafis) Polres Sragen dan tenaga medis dari Puskesmas Sragen Kota mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tim kemudian membantu mengevakuasi jenazah ke rumah yang ditempati korban.
Berdasarkan pemeriksaan luar oleh tenaga medis bersama petugas Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Petugas juga menemukan luka menyerupai luka bakar di bagian belakang lutut kiri yang diduga berkaitan dengan sengatan listrik.
Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan awal. Dugaan penyebab kematian merujuk pada kondisi korban dan hasil pemeriksaan di lokasi.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan.
Penyerahan jenazah dilakukan oleh Kapolsek Sragen Kota AKP Teguh Purwoko bersama Pamapta Polres Sragen dan tim medis Puskesmas Sragen Kota kepada Suparno selaku ayah korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan keamanan instalasi listrik sebelum memperbaiki pompa air atau peralatan listrik lainnya. Masyarakat diimbau memutus sumber listrik dan memastikan aliran benar-benar tidak aktif sebelum melakukan perbaikan, serta meminta bantuan teknisi jika tidak memiliki keahlian yang memadai.
Editor: Joko Piroso