Siswa SD Diduga Terkena Peluru Nyasar di Pasar Malam Mako Brimob Kaliwungu
KENDAL, iNewsSragen.id - Seorang siswa kelas 4 SD berusia 11 tahun terluka saat berada di pasar malam di kompleks Mako Brimob Batalyon A Pelopor Kaliwungu, Kendal. Polisi masih menyelidiki penyebab luka dan asal letusan yang diduga terdengar di lokasi.
MTAI (11), warga Dukuh Suropadan, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, mengalami luka di bagian punggung dekat ketiak pada Selasa malam. Korban saat itu disebut sedang berjalan-jalan bersama temannya di arena permainan pasar malam.
Paman korban, Mujiono, menuturkan insiden terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ketika keponakannya hendak pulang. Ia mengaku mendengar cerita bahwa suara letusan keras terdengar sebelum korban mengeluh sakit dan mendapati bajunya berlumuran darah.
“Begitu terdengar bunyi letusan, temannya langsung lari ketakutan. Sementara keponakan saya tiba-tiba mengeluh sakit di bagian punggung bawah ketiak dan melihat bajunya sudah bersimbah darah,” kata Mujiono, Rabu (4/11/2026).
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Darul Istiqomah Kaliwungu. Menurut Mujiono, keluarga awalnya mendapat informasi bahwa korban terjatuh dan punggungnya tertancap kawat. Namun, ia menyebut pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya serpihan benda di dalam jaringan luka.
Keluarga meminta kejelasan mengenai penyebab luka tersebut. Mujiono juga menyampaikan bahwa biaya operasi pengangkatan serpihan diperkirakan mencapai Rp30 juta. Hingga kini, belum ada kepastian bahwa benda yang melukai korban merupakan proyektil peluru.
Editor: Joko Piroso