Kapolresta juga mengonfirmasi adanya laporan tenaga medis yang terluka akibat dugaan kekerasan oknum aparat saat mengawal aksi.
“Propam sudah menerima laporan tersebut dan akan memproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
Kericuhan di Solo ini tak hanya memunculkan isu tajam soal dugaan penembakan peserta demo, tapi juga meninggalkan jejak kerusakan simbol demokrasi di Kota Bengawan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait