Secara teknis, sistem PLTS atap ini diproyeksikan menghasilkan sekitar 1.195.268 kWh energi bersih pada tahun pertama operasionalnya. Produksi energi tersebut memungkinkan PT GFT Indonesia Investment mengurangi emisi karbon hingga 864 metrik ton CO₂ per tahun, sebuah kontribusi signifikan dalam upaya pengendalian perubahan iklim.
Inisiatif energi hijau ini tidak hanya memperkuat komitmen keberlanjutan PT GFT Indonesia Investment sebagai pabrik mainan berstandar global, tetapi juga meningkatkan keamanan energi, efisiensi biaya, serta mempertegas peran perusahaan sebagai kontributor penting bagi pertumbuhan ekonomi dan industri ramah lingkungan di Ngawi.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
