NGAWI, iNewsSragen.id - Insiden tragis terjadi di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat (28/11/2025) petang. Seorang warga bernama Wahyu Nur Hidayat (29) harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan akibat keributan yang berujung kekerasan.
Peristiwa berawal ketika Wahyu menegur seorang pedagang sayur keliling yang berhenti di sebuah depo pengisian air isi ulang. Pedagang tersebut menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong, sehingga menimbulkan suara bising yang dianggap mengganggu. Teguran itu justru memicu keributan antara keduanya.
Dalam kondisi emosi, Wahyu menendang galon air hingga mengenai etalase depo dan membuat kaca pecah. Keributan keras itu membangunkan Rudianto (30), penjaga depo asal Desa Dero, Kecamatan Bringin, yang saat itu sedang tidur di dalam bangunan.
Terbangun dalam keadaan marah, Rudianto langsung mengambil sebilah parang dan melakukan pengejaran terhadap Wahyu hingga ke rumah korban yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi. Tanpa berpikir panjang, pelaku membacok Wahyu sebanyak tiga kali, mengenai bagian tangan dan kepala hingga membuat korban bersimbah darah.
Warga sekitar yang panik langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Tak lama kemudian, petugas dari Polres Ngawi tiba di lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah parang yang digunakan dalam aksi pembacokan tersebut.
"Awalnya cekcok dengan pedagang sayur karena knalpotnya berisik," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Ngawi, Ipda Teguh Wahyu Utomo, Sabtu (29/11/2025).
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
