Tedjowulan juga menegaskan bahwa perjalanan panjang Keraton Surakarta menyimpan banyak pelajaran berharga yang harus dijadikan pedoman ke depan. Menurutnya, hanya dengan niat suci, kejujuran, keikhlasan, serta sikap eling lan waspada, keluarga besar keraton dapat menjaga keluhuran nilai dan martabat warisan budaya tersebut.
Menanggapi kegaduhan yang sempat terjadi dalam kegiatan Menteri Kebudayaan di Keraton Surakarta, Minggu siang, Tedjowulan menegaskan sikapnya untuk tetap merangkul semua pihak. Ia menghormati perbedaan pendapat, namun mengingatkan pentingnya etika dan saling menghormati dalam forum publik, terlebih dalam kegiatan resmi pemerintah.
“Saya fokus pada upaya merukunkan dan merangkul semua pihak demi kebaikan bersama dan masa depan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,” tandas Tedjowulan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
