Sebagai bentuk ikhtiar, salah satu anggota keluarga telah diberangkatkan ke Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, untuk memantau langsung perkembangan di lokasi.
“Kemarin ada pemberitahuan bahwa pihak terkait akan memberangkatkan perwakilan keluarga. Karena istrinya masih syok, jadi diwakilkan oleh suami dari adik Pak Hariadi,” jelasnya.
Selain itu, pada Minggu (18/1/2025), pihak keluarga juga didatangi petugas dari Polda Jawa Tengah untuk pengambilan sampel DNA. Sampel diambil dari ayah Hariadi, Supardi, sebagai bagian dari prosedur identifikasi.
“Ada dari Polda datang sekitar siang hari untuk mengambil sampel DNA dari bapaknya Pak Hariadi,” pungkas Hari.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
