Pasca Insiden Flare, Pengamanan Laga Persis vs Borneo FC Diperketat di Stadion Manahan

Nanang SN
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo memberi arahan pengamanan laga lanjutan antara Persis Solo melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Manahan.Foto: Istimewa

SOLO,iNewsSragen.idPolresta Surakarta memberlakukan pengetatan pengamanan pada pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 antara Persis Solo melawan Borneo FC Samarinda yang digelar di Stadion Manahan, Jumat (23/1/2026) sore. Langkah ini diambil sebagai evaluasi serius pasca insiden penyalaan flare pada laga sebelumnya yang berujung sanksi denda bagi Persis Solo.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabag Ops Polresta Surakarta Kompol Wahyu Nugroho menegaskan, meski pola pengamanan secara umum masih mengacu pada laga kandang sebelumnya, namun terdapat penguatan signifikan di sejumlah titik krusial, terutama pada pemeriksaan penonton di pintu masuk stadion.

“Pola pengamanan pada prinsipnya sama, tetapi kami lakukan penebalan personel di gate pemeriksaan. Pada laga sebelumnya, personel di pintu masuk masih terbatas, sekarang kami perkuat,” ujar Wahyu.

Pengetatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi internal kepolisian. Polresta Surakarta kini melibatkan satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) serta menambah jumlah Polisi Wanita (Polwan), khususnya untuk pemeriksaan penonton perempuan.

“Evaluasi kami, pengecekan terhadap penonton perempuan sebelumnya masih kurang maksimal karena keterbatasan Polwan. Untuk laga ini, Polwan kami tambah sebagai perkuatan khusus,” jelasnya.

Wahyu secara tegas mengungkapkan bahwa sejumlah flare pada laga sebelumnya masuk ke stadion melalui penonton perempuan, sehingga hal tersebut menjadi perhatian serius aparat keamanan.

“Fakta di lapangan, beberapa flare bisa masuk karena dibawa oleh penonton perempuan. Ini menjadi catatan penting dan langsung kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Selain pemeriksaan ketat di pintu masuk, Polresta Surakarta juga melakukan sterilisasi total stadion sebelum pertandingan. Penyisiran dilakukan sejak dua jam sebelum kick-off di seluruh area Stadion Manahan.

“Setiap sudut stadion akan kami sterilkan menggunakan metal detector, dan kami turunkan Unit K9 untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang tertinggal,” ungkap Wahyu.

Pengawasan juga diperketat selama pertandingan berlangsung. Seluruh personel pengamanan diminta tetap berada di pos masing-masing hingga laga benar-benar berakhir, guna mengantisipasi masuknya penonton susulan di menit-menit akhir.

“Kami tekankan tidak ada personel yang meninggalkan tempat sebelum pertandingan selesai. Ini bagian dari antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan,” katanya.

Untuk laga Persis Solo kontra Borneo FC, Polresta Surakarta mengerahkan 438 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait. Polisi juga menyiapkan tim taktis Brimob sebagai kekuatan cadangan.

Polresta Surakarta mengimbau seluruh suporter agar menjaga ketertiban dan tidak mengulangi pelanggaran yang dapat merugikan klub kebanggaan mereka sendiri.

“Kami ingatkan, setiap pelanggaran dampaknya bukan hanya ke individu, tapi ke manajemen tim Persis Solo. Sanksi bisa semakin berat,” tegasnya.

Ia menambahkan, operator liga tidak menutup kemungkinan menjatuhkan hukuman yang lebih keras jika pelanggaran kembali terjadi.

“Bisa saja sanksinya tidak hanya denda, tetapi pertandingan tanpa penonton. Mari kita jaga bersama agar laga berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network