Unik, Polisi di Sragen Jadi “Teknisi Dadakan”, Perbaiki Sound System Masjid Gratis

Joko Piroso
Petugas Polsek Tanon, Polres Sragen, memperbaiki perangkat sound system di salah satu masjid di Kecamatan Tanon, Sragen, dalam program SERLING (Service Keliling), menjelang Ramadhan 2026.

SRAGEN, iNewsSragen.id - Pendekatan humanis dilakukan jajaran Polsek Tanon, Polres Sragen, Jawa Tengah, dalam menyambut bulan suci Ramadhan 2026. Tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah, aparat kepolisian setempat menghadirkan program sosial berupa perbaikan perangkat sound system masjid dan mushola secara gratis.

Program bertajuk SERLING (Service Keliling) ini dipimpin langsung Kapolsek Tanon, Iptu Priyatno. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri dalam mendukung kelancaran ibadah masyarakat, khususnya umat Muslim selama Ramadhan.

“Ini bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masjid dan mushola dapat digunakan secara optimal, terutama saat Ramadhan,” ujar Iptu Priyatno.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan Panit Intel Polsek Tanon, Aiptu Suhartono, bersama para Bhabinkamtibmas serta dibantu teknisi lokal. Tim menyasar sejumlah masjid dan mushola di wilayah Kecamatan Tanon yang mengalami kendala pada perangkat audio.

Berbagai perbaikan dilakukan, mulai dari penggantian mixer, amplifier, horn toa, hingga penataan ulang sistem suara. Selain itu, petugas juga memberikan bantuan perlengkapan seperti kabel mikrofon dan mic secara cuma-cuma.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran antara lain Masjid Al-Muhajirin di Dukuh Sadang, Masjid Muhlisin di Dukuh Kutukan, Masjid Agung di Dukuh Jono, serta sejumlah mushola di wilayah Desa Bonagung dan Ketro.

Di setiap lokasi, tim SERLING bekerja memastikan kualitas suara adzan, pengajian, dan salat tarawih dapat terdengar dengan jelas dan layak.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Selain membantu secara teknis, kehadiran polisi di tengah warga dalam suasana santai juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Salah satu takmir mushola di Desa Ketro mengaku terbantu dengan adanya program tersebut, terutama dari sisi biaya perbaikan.

“Biasanya kalau rusak kami harus memanggil teknisi dari luar dan biayanya cukup mahal. Dengan adanya program ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.

Program SERLING merupakan bagian dari kebijakan Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, yang mendorong kegiatan sosial sebagai pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

Selain memperbaiki perangkat, kegiatan ini juga menjadi simbol kehadiran polisi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi turut berperan dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual warga.

Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat. Ke depan, Polsek Tanon berencana melanjutkan program SERLING secara berkelanjutan sebagai inovasi pelayanan publik.

Program ini menjadi salah satu contoh pendekatan berbeda yang dilakukan kepolisian, dengan menghadirkan solusi sederhana namun berdampak nyata bagi kebutuhan masyarakat.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network