KARANGANYAR, iNewsSragen.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) subsidi ukuran 3 kilogram di wilayahnya dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Popongan, Kabupaten Karanganyar, Rabu (8/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Karanganyar Rober Christanto, Wakil Bupati Adhe Eliana, serta jajaran Pertamina dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Luthfi menyebutkan stok LPG di Jawa Tengah saat ini mencapai 14.833 metrik ton. Jumlah tersebut dinilai berada di atas kebutuhan normal dan mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat.
“Stok dalam kondisi aman dan bahkan relatif lebih tinggi dari kebutuhan normal. Yang penting distribusi harus tertib dan tepat sasaran,” ujar Luthfi.
Ia menegaskan, kondisi stok yang memadai harus diimbangi dengan pengawasan distribusi yang ketat. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan di lapangan.
LPG subsidi 3 kilogram, lanjutnya, diperuntukkan bagi kelompok tertentu, seperti rumah tangga kurang mampu, nelayan dengan kapal di bawah 5 gross ton (GT), petani penggarap, serta pelaku usaha mikro.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengerahkan Satpol PP, aparat kepolisian, serta dinas terkait guna melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di lapangan.
Selain memastikan ketersediaan, Gubernur juga melakukan pengecekan terhadap takaran isi tabung LPG. Dari hasil sidak, dipastikan isi tabung sesuai standar dan tidak ditemukan adanya pengurangan yang merugikan masyarakat.
Terkait harga, Luthfi menegaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram di Jawa Tengah berada di kisaran Rp18 ribu per tabung. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang menjual di atas harga yang telah ditetapkan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
