SRAGEN, iNewsSragen.id — Polres Sragen menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menggelar latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), Kamis (23/4/2026), di Gedung Sasana Manggala, Kabupaten Sragen.
Latihan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, didampingi Wakapolres Kompol Nunung Farmadi, serta diikuti para pejabat utama dan seluruh Kapolsek jajaran.
Sebanyak 430 personel terlibat dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai satuan fungsi, mulai dari Dalmas awal, tim negosiator dari Polwan, hingga unsur penguatan yang disiapkan untuk menghadapi potensi eskalasi situasi di lapangan.
Kegiatan diawali dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai pemaparan skenario dan pola pengamanan. Selanjutnya, simulasi lapangan digelar untuk menggambarkan tahapan penanganan situasi kontinjensi secara sistematis dan terukur.
Kapolres Sragen menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan personel menghadapi dinamika situasi di masyarakat, terutama menjelang momentum peringatan Hari Buruh Internasional yang kerap diwarnai penyampaian aspirasi publik.
“Latihan ini bertujuan melatih kesiapan personel dalam menghadapi perkembangan situasi kamtibmas yang berpotensi kontinjensi. Dengan kesiapan yang matang, langkah pengamanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Dewiana.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran kemampuan bagi seluruh personel agar memahami peran dan tanggung jawab masing-masing di lapangan.
“Kegiatan ini harus terus dilaksanakan agar setiap personel memahami siapa berbuat apa, serta pola penanganan yang tepat. Dengan demikian, ketika dibutuhkan, seluruh kekuatan siap bergerak secara profesional dan terkoordinasi,” imbuhnya.
Selain melibatkan internal kepolisian, latihan ini juga menggandeng unsur lintas instansi seperti Satpol PP dan Pemadam Kebakaran sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu.
Dalam simulasi, seluruh tahapan pengamanan diperagakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pengendalian massa oleh Dalmas awal, negosiasi oleh Polwan, hingga penguatan oleh unit Raimas jika situasi meningkat.
Meski demikian, Kapolres memastikan kondisi wilayah Sragen saat ini masih aman dan kondusif. Komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok buruh, disebut berjalan baik.
Latihan Sispamkota ini menjadi bagian dari komitmen Polres Sragen dalam menjaga stabilitas keamanan melalui kesiapan personel, sinergi lintas sektor, serta pendekatan humanis dalam setiap penanganan situasi di lapangan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
