BANTUL, iNewsSragen.id — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, seorang pedagang kambing kurban di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan terobosan unik sekaligus inklusif dengan melibatkan penyandang disabilitas (difabel) dalam kegiatan promosi penjualan. Cara ini terbukti efektif meningkatkan minat pembeli sekaligus mendongkrak omzet penjualan.
Pedagang tersebut, Adi Karnadi, pemilik lapak kambing di Dusun Godegan, Kecamatan Kasihan. Meski Iduladha masih sekitar satu bulan lagi, lapaknya sudah mulai ramai didatangi calon pembeli.
Berbeda dengan metode promosi sebelumnya, Adi kini menggandeng empat orang difabel yang memiliki pengalaman dalam penjualan, khususnya secara daring. Mereka dilibatkan untuk membantu menawarkan kambing kurban kepada calon pembeli, baik secara langsung di kandang maupun melalui media digital.
Adi mengatakan, langkah ini dilakukan tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas yang kerap mengalami keterbatasan akses pekerjaan.
“Saya melihat banyak teman-teman difabel sebenarnya punya kemampuan berdagang, terutama secara online. Dengan dilibatkan di sini, mereka bisa mendapatkan penghasilan sekaligus pengalaman baru,” ujarnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
