Mahasiswa Pariwisata Sulap Limbah Kulit Pisang Jadi Cookies Premium

Tabita Shinta
Alex D. Santoso, mahasiswa Magister Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Politeknik Sahid Jakarta.Foto: iNews/ Shinta

Selain menjadi solusi pengurangan limbah organik, Kupis Kukis juga memiliki potensi sebagai oleh-oleh khas Desa Wisata Berjo yang berada di lereng Gunung Lawu. Produk ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Desa Berjo sendiri dikenal sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Karanganyar yang memiliki beragam destinasi unggulan, sekaligus terus mengembangkan inovasi dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

Dari Desa Wisata Berjo, kreativitas generasi muda membuktikan bahwa limbah bukan akhir dari sebuah proses. Di tangan Alex D. Santosa bersama masyarakat, kulit pisang yang sebelumnya tak bernilai kini berubah menjadi produk inovatif yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa.



Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network