Ganti Singep Makam Sri Makurung Pengging, Tradisi Penghormatan Leluhur Mataram

Nanang SN
Tradisi ganti singep Keraton Surakarta di makam Sri Makurung Handayaningrat, Pengging, Banyudono, Boyolali.Foto: Istimewa

Dari garis keturunannya lahir Kebo Kenongo yang kemudian menjadi ayah Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya, pendiri Kerajaan Pajang. Melalui keturunan inilah kemudian berkembang Dinasti Mataram Islam yang melahirkan Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat, Kadipaten Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman.

Karena nilai sejarah tersebut, makam Sri Makurung Handayaningrat hingga kini menjadi tujuan ziarah keluarga besar Keraton Surakarta maupun masyarakat.

Bagi Keraton Surakarta, tradisi ganti singep bukan hanya ritual tahunan, melainkan sarana merawat situs bersejarah sekaligus memperkenalkan kembali tokoh-tokoh penting dalam perjalanan peradaban Jawa.

Di tengah perkembangan zaman, Keraton Surakarta memandang pelestarian tradisi sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya bangsa.

Melalui ganti singep, nilai penghormatan kepada leluhur, kepedulian terhadap warisan sejarah, dan semangat melestarikan budaya Jawa terus diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup dan relevan di masa depan

Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network