SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Sebanyak 438 personel Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 449/Satria Honggopati mulai menempati markas sementara di Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari.
Kehadiran satuan baru TNI AD itu disambut langsung oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada, Kamis (9/7/2026), dan diharapkan memperkuat ketahanan pangan, keamanan, serta pembangunan daerah.
Komandan Yonif TP 449/Satria Honggopati, Mayor Inf Edy Riwanto, mengatakan jumlah personel yang telah siap bertugas saat ini mencapai 438 orang dari kebutuhan ideal batalyon sebanyak 1.019 personel sesuai Tabel Organisasi dan Personel (TOP).
"Untuk saat ini personel yang sudah terpenuhi dan siap bertugas berjumlah 438 orang," ujar Edy.
Ia menjelaskan, seluruh personel sementara menempati marshalling area di Desa Watubonang sebelum nantinya dipindahkan secara bertahap ke markas permanen yang sedang dibangun di Kecamatan Polokarto.
Menurut Edy, Yonif TP 449 tidak hanya memiliki fungsi tempur, tetapi juga mengemban tugas teritorial melalui sejumlah kompi khusus yang meliputi Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Kesehatan, dan Kompi Konstruksi.
Melalui satuan tersebut, pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam mendukung ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, hingga pembangunan daerah.
"Di dalam fungsi teritorial, kami memiliki Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Kesehatan, dan juga Kompi Konstruksi. Kami akan terus bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Sukoharjo untuk meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan, serta pembangunan daerah," katanya.
Bupati Sukoharjo menyambut positif kehadiran Yonif TP 449. Ia menilai program-program yang diusung batalyon tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Kami sangat menyambut dengan senang hati kehadiran Yonif TP 449 ini. Mudah-mudahan Sukoharjo bisa lebih baik lagi. Program ketahanan pangan dan perekonomian yang dibawa diharapkan benar-benar dapat terwujud," ujar Etik.
Pemkab Sukoharjo, lanjut Etik, akan mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Pangan, hingga perangkat daerah lainnya agar program teritorial Yonif TP 449 dapat berjalan maksimal.
Selain disiapkan menghadapi Operasi Militer Perang (OMP), Yonif TP 449 juga memiliki kemampuan melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk mendukung program pembangunan, pelayanan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah penugasan.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
