Tahir juga mengungkapkan bahwa pengembangan museum akan berlanjut ke tahap kedua dengan menghadirkan President Center yang dilengkapi auditorium tertutup dan terbuka. Setelah fase kedua rampung, masih akan ada usulan pengembangan pada fase ketiga yang nantinya diputuskan bersama Pemerintah Kota Surakarta.
“Fase ketiga akan kita usulkan kepada Pak Wali dan nanti Pak Wali yang memutuskan,” paparnya.
Lebih lanjut, Pengelola Tahir Solo Museum, Tjoek Sugiharto, menjelaskan bahwa museum akan mulai dibuka untuk umum setelah seluruh persiapan operasional selesai. Namun, pihaknya mengupayakan agar masyarakat dapat mulai mengakses museum pada keesokan harinya.
Tahir Solo Museum akan dibuka pada Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Untuk harga tiket, pengunjung anak-anak dikenakan tarif Rp30.000, sedangkan dewasa Rp50.000. Museum ini juga menyediakan paket keanggotaan tahunan senilai Rp400.000 yang ditujukan bagi pelajar.
“Bukanya hari Selasa sampai hari Minggu, jam 9 sampai jam 5 sore. Hari Senin kita tutup. Kita lagi persiapan hari ini dan insyaallah kita bisa buka mulai besok. Tiketnya untuk anak-anak pelajar itu Rp30.000, untuk dewasa Rp50.000. Dan kita juga ada paket, satu tahun Rp400.000 khusus untuk siswa-siswi yang akan belajar perihal STEM,” terangnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
