Lurah Sine, Gilang Akbar Dahana, membenarkan adanya pekerjaan pemeliharaan di kawasan perlintasan tersebut. Menurut dia, pekerjaan diperkirakan telah berlangsung lebih dari sepekan.
“Keluhan memang banyak disampaikan karena itu jalur aktif. Kami berharap segera dinormalkan kembali karena berbahaya dan merupakan jalur yang sangat ramai,” kata Gilang.
Ia menyebut pekerjaan tersebut tampaknya dilakukan secara bertahap di sepanjang jalur perlintasan.
Warga berharap pihak terkait segera menyelesaikan pekerjaan dan memastikan permukaan jalan di perlintasan kembali layak dilalui. Terlebih, lokasi tersebut merupakan perlintasan sebidang pada jalur kereta api aktif yang setiap hari digunakan masyarakat.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
