Pemugaran Kepatihan Ngawi Dimulai, Proyek Rp1,5 Miliar Ditargetkan Kembalikan Bentuk Asli

Asfi Manar
Pekerja melakukan pembongkaran bertahap pada bangunan utama Kepatihan Ngawi dalam proyek rehabilitasi cagar budaya senilai Rp1,5 miliar, Agustus 2026.Foto: iNews/Asfi Manar

Untuk mendukung proses pemugaran, PUPR Ngawi melibatkan tenaga ahli cagar budaya dari Trowulan. Tenaga ahli tersebut ditugaskan untuk memberikan pendampingan dalam proses persiapan dan pelaksanaan pekerjaan.

“Kita juga mensyaratkan menggandeng tenaga ahli terutama saat pemugaran dan persiapan. Perannya mendampingi proses penyusunan rancangan DED hingga selesai,” ujar Yesi.

Ditargetkan Kembali Seperti Bentuk Asli

Yesi menjelaskan, secara prinsip bangunan utama Kepatihan akan dipugar dengan mempertahankan atau mendekati bentuk aslinya.

Karena berstatus cagar budaya, penanganan bangunan dilakukan dengan mempertimbangkan material serta bagian bangunan yang perlu dipertahankan atau diganti karena faktor keamanan dan teknis.

“Untuk bangunan induk Kepatihan, targetnya adalah menjadi fungsional dan kembali seperti wujud aslinya. Karena itu semua tindakan terhadap bangunan tersebut harus sesuai dengan kajian teknis dan prinsip kehati-hatian,” katanya.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network