Proyek Glowingisasi Sragen Pangkas Pohon, DPRD Soroti Risiko Kota Makin Panas

Joko Piroso
Sejumlah pohon di sepanjang Jalan Raya Sukowati Sragen dipangkas dalam proyek penataan pedestrian dan drainase, Rabu (26/8/2026). (Foto: iNews/Joko P).

SRAGEN, iNewsSragen.id – Penebangan sejumlah pohon di sepanjang Jalan Raya Sukowati menjadi sorotan DPRD Sragen di tengah proyek penataan pedestrian dan drainase.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sragen, Joko Supriyanto, menyayangkan banyaknya vegetasi yang ditebang. Menurutnya, penataan wajah kota tidak harus dilakukan dengan menghilangkan pohon yang telah tumbuh besar dan rindang.

“Pohon yang ada itu sudah besar-besar dan rindang. Kalau ditebangi menjadikan kota panas di siang hari. Kalau penanaman kembali tidak bisa langsung besar,” ujar Joko kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Joko mencontohkan penataan kawasan Malioboro, Yogyakarta, yang menurutnya tetap dapat dilakukan tanpa menghilangkan seluruh vegetasi.

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Sragen, Aris Wahyudi, menjelaskan penataan Jalan Raya Sukowati mengusung konsep open space atau ruang terbuka.

Menurut Aris, desain baru pedestrian dibuat untuk memberikan jarak pandang lebih luas, kawasan yang lebih terang pada malam hari, serta mendukung penataan pusat aktivitas ekonomi.

“Memang pohon-pohon dipangkas karena Kota Sragen dibuat sebagai area terbuka. Pada malam hari akan diberi penerangan yang cukup sehingga kelihatan lebih luas dan megah,” kata Aris.

Disperkimtaru Akui Risiko Jalan Lebih Panas

Aris tidak menampik penebangan atau pemangkasan vegetasi memiliki konsekuensi terhadap kondisi lingkungan, terutama suhu kawasan pada siang hari.

Namun, dia menyebut Jalan Raya Sukowati merupakan salah satu kawasan bisnis yang padat sehingga penataan juga mempertimbangkan visibilitas, akses, dan mobilitas pelaku usaha.

“Kami sadari risikonya di siang hari pasti agak panas. Namun, Jalan Raya Sukowati merupakan area bisnis yang rapat. Pohon-pohon sebelumnya dinilai cukup mengganggu visibilitas dan akses para pelaku usaha di sana,” ujarnya.

Proyek penataan koridor Jalan Raya Sukowati tersebut mencakup ruas sepanjang sekitar 950 meter pada sisi utara dan selatan, mulai dari kawasan barat Alun-alun Sragen atau depan Atrium hingga perempatan Poltas.

Aris mengatakan proyek tersebut masuk dalam 10 proyek strategis daerah. Nilai pagu anggaran disebut mencapai Rp9,5 miliar, sedangkan nilai kontraknya sekitar Rp8,7 miliar.

Pengerjaan dilakukan selama 135 hari kalender sejak penandatanganan kontrak dan ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan proyek, Disperkimtaru juga meminta pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen.

Pedestrian Diturunkan, Disiapkan Jalur Difabel

Selain penataan vegetasi, proyek tersebut mencakup pembenahan pedestrian dan drainase.

Ketinggian trotoar yang sebelumnya sekitar 30 sentimeter dari badan jalan akan diturunkan menjadi sekitar 10 sentimeter. Penyesuaian tersebut ditujukan agar pedestrian lebih landai dan mudah diakses, termasuk oleh penyandang disabilitas.

Fasilitas pendukung juga disiapkan, antara lain kursi taman, tempat sampah, serta penerangan dengan konsep estetis.

Disperkimtaru juga menyiapkan ducting berupa pipa berdiameter 6 inci dengan dua jalur di sisi selatan. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk mendukung rencana penurunan kabel udara, termasuk jaringan listrik dan telekomunikasi, pada tahap berikutnya.

Sementara itu, penataan drainase dilakukan dengan mempertimbangkan keberadaan jaringan pipa utama PDAM.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memperbaiki tampilan Jalan Raya Sukowati, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, aksesibilitas, penerangan kawasan, serta mendukung aktivitas ekonomi di koridor utama Kota Sragen.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network