Budi menjelaskan makna spiritual di balik pemilihan material dan motif keris, bahwa materialnya dari Panca Datu atau perpaduan lima unsur logam bumi, yakni besi, perak, perunggu, tembaga, dan emas.
"Kemudian ditambah, salah satu anggota kami menemukan keris tua yang sudah rusak di sini (Petilasan Keraton Kartasura), lalu kita lebur dijadikan satu untuk bahan keris," jelasnya.
Selanjut, Budi menyebut ada unsur angkasa didalam proses pembuatan keris, yakni menyatukan material meteorit dan air hujan.
"Bumi dan langit kita satukan jadi satu, kita manifestasikan jadi doa yang diwujudkan dengan keris," terangnya.
Menyinggung tentang pamor keris, ia mengatakan Kyai Kertasura memiliki pamor Udan Mas dan Beras Wutah.
"Harapannya warga Kartasura itu supaya gemah ripah loh jinawi, pangan turah-turah, serta jauh dari bencana," tutur Budi.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
