BANTUL, iNewsSragen.id –Video seorang staf SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, yang dinilai menyinggung korban dugaan keracunan MBG viral di media sosial hingga operasional dihentikan.
Dalam video tersebut, seorang staf berinisial HHP terlihat mengonsumsi chicken katsu yang disebut merupakan olahan SPPG Muntuk. Video itu kemudian dikaitkan warganet dengan pemberitaan mengenai korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo, Sumatera Utara.
Video tersebut dinilai sejumlah pihak tidak tepat karena dianggap menyinggung kondisi korban yang dalam pemberitaan disebut mengalami gangguan ingatan setelah menyantap makanan MBG.
Dalam hitungan jam, video tersebut menyebar luas di media sosial dan memunculkan beragam tanggapan. Kritik terutama diarahkan pada konten yang dinilai kurang sensitif terhadap korban dan keluarga yang terdampak dugaan insiden keracunan MBG.
Menyusul ramainya kritik tersebut, SPPG Muntuk Dlingo memilih menghentikan aktivitas operasional sejak Senin (21/9/2026).
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
